Saya: Dari stabil ke labil
September 15, 2008 by itsjustanggie
Aku juga engga tau kenapa bisa kayak gini lagi…
Tergoda lagi dengan banyak kemungkinan…
Dibuai sama keadaan…
Ada saatnya aku pengen berhenti sebentar dan menikmati pengabdian yang permanen, seperti dulu lagi…
Namun apa daya, keinginanku untuk tergoda mencari yang terbaik mengalahkan segalanya…
Mungkin ada saatnya aku berhenti..
Mungkin ada saatnya aku kembali mengabdi…
Yah, bener, ada saatnya aku capek…
Petualangan ini bakal berhenti…
Ketika aku menemukan dia…
semangaaaaaaaaaaTTTTTTTTTT
Sblmnya salam kenal n sori komentarin..
Memang pada dasrnya manusia ngga pernah puas dngan apa yang telah ada.
Karena hal itu manusia ngga akan pernah merasa telah mendapatkan yang terbaik klo kita sendiri ndak pernah bersyukur pada Allah atas pemberian.
Nangkepku dari tulisanmu ini, kebingunganmu dalam mencari calon pasangan. Bener ngga..?? maap klo salah persepsi.
Aku pengen mencoba berbagi sdkit konsep cari pasangn yang aku punya ke kamu..
Sebenarnya ada beberapa yang harus diperhatikan dalam memilih, salah satunya adalah seberapa menerima kita terhadap keburukan calon pasangan kita. Coz menerima kebaikan atau kelebihan seseorang merupakan hal yang paling mudah, tapi menerima keburukan seseorang adalah hal yang paling susah, membutuhkan keihlasan dalam menrima.
Meskipun caln pasangan kita hampir sempurna bagi orang lain, tpi klo kita ngga bisa menerima keburukannya, kita ngga akan bahagia n bersyukur.
Yang harus diinget juga, manusia diciptakan ngga sempurna yang notabene pasti memiliki kekurangan meskipun hanya sedikit. Dan yang kedua, hidup adalah cobaan, dengan siapa atau bagaimanapun cobaan pasti akan datang (kebahagiaan pun, bagiku termasuk cobaan), tinggal bagaimana kita menyikapi hal itu.
Maaf klo ada salah kata dlam penyampean..