Me: The Denial
August 29, 2008 by itsjustanggie
Denial means penyangkalan… =P
…Selama setengah tahun ini aku ngerasa melakukan banyak penyangkalan..
Terutama ketika aku jatuh, aku menyangkal kalau aku sakit..
Aku sok merasa tidak apa-apa dan kuat di depan orang-orang…
Agar mereka tahu aku selalu bisa diandalkan…
Padahal, sakit itu manusiawi…
Ada beberapa orang yang justru ingin melihat rapuhku karena ingin membantuku…
Ketika mereka melihatku baik-baik saja, mereka lega dan berlalu…
Padahal i need them most…!! Dont go away…
AKhirnya, sekarang aku lelaaaah sekaliiiii….
Denial spent lots of energy…
Dan anehnya, ketika aku merasa siap menunjukkan rapuhku ke seseorang…
Dia justru merasa tidak aman…
Dan terbeban…
Aku jadi kembali menyangkal…!
Kembali sok mengambil kontrol…
Kembali menganggap apa yang terjadi bukan kesalahan fatal..
And the worst is aku kembali menyalahkan…
Ini tidak sehat… ini yang membuatku gelisah…
Aku berat mengakui kelemahanku sendiri…
Karena di tengah kesibukanku saat ini aku engga punya waktu buat sakit hati, apalagi patah hati…
Aku gak bisa sendiri…
But this is reality!
Aku gak bisa hidup di duniaku sendiri…
Sahabat terbaikku bilang aku harus logis..
Aku harus bisa menerima semua ini…
Semua hal yang menyakitkan, semua kelemahanku, semua kesalahanku, dan semua perbuatannya hingga akhirnya jauh dari aku…
Penyangkalan ini harus aku lawan dengan ikhlas dan let it go…
Everything happens for reasons…
And i will learn something more…
Dalam hidup, Tuhan tidak memberikan orang yang kamu mau…
Tapi Tuhan memberikan orang yang kamu butuhkan…
Orang-orang itu datang dan pergi untuk mengajarimu…
Menyakitimu…
Mencintai kamu…
Dan menjadikan kamu sebagaimana seharusnya kamu…
yEah….Life is beautiful…..
=)
if u need someone to talk to…don’t bother to call me… =B
semangat,,,!!!
itu adalah ujian dalam hidup say…
misyu
Allah memberikan cobaan tidak akan melebihi kemampuan hambaNya. Cobaan tu hadir supaya kita lebih belajar memaknai hidup n agar kita lbh siap menghadapi coba-cobaan selanjtnya. Hidup adalah cobaan.
Dan mungkin kita harus memasukan pola pikiran kita, semua yang ada di dunia ini tidak ada yang kekal hanya satu yang kekal, Allah. Karena itu kita harus siap jka sewaktu-waktu, apa yang merasa kita miliki diambil kembali olehNya (pemilik yang asli).